APBN Rp30 Miliar untuk Jalan Gurindam 12 dan Tembeling Kepri 2026
BREAKING Redaksi Tiga Media Apresiasi Bareskrim dan Polda Kepri dalam Kasus Blackout Batam, Desak Evaluasi Sistem Kelistrikan
Daerah · 21 Oct 2026 12:45

APBN Rp30 Miliar Digelontorkan untuk Dua Ruas Jalan di Kepri, Gurindam 12 dan Tembeling Jadi Prioritas

Oleh Administrator · 3 views · 2 menit baca

APBN Rp30 Miliar Digelontorkan untuk Dua Ruas Jalan di Kepri, Gurindam 12 dan Tembeling Jadi Prioritas
URRANEWS.ONLINE, KEPRI – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) merencanakan pembangunan lanjutan dan peningkatan dua ruas jalan strategis pada 2026 dengan anggaran sekitar Rp30 miliar. Pendanaan proyek tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) melalui program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD) Kementerian Pekerjaan Umum.

Dua ruas jalan yang menjadi sasaran pekerjaan adalah pembangunan lanjutan Jalan Gurindam 12 di Kota Tanjungpinang dan peningkatan Jalan Tembeling di Kabupaten Bintan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kedua proyek tersebut masih dalam proses lelang. Pekerjaan ditargetkan selesai dalam waktu sekitar dua bulan setelah pelaksanaan dimulai. Target tersebut tetap bergantung pada proses pengadaan, kondisi lapangan, serta jadwal kontrak masing-masing proyek.

Jalan Gurindam 12 Dilanjutkan dari Kawasan Tugu Sirih

Pekerjaan pertama mencakup pembangunan lanjutan Jalan Gurindam 12 di Tanjungpinang, khususnya pembangunan sisi kedua yang dimulai dari kawasan Tugu Sirih.

Pembangunan ini diarahkan untuk mendukung penataan kawasan pesisir dan ruang publik di ibu kota Provinsi Kepulauan Riau. Kawasan Gurindam 12 juga memiliki potensi sebagai lokasi wisata dan rekreasi bagi masyarakat maupun pengunjung.

Kelanjutan pembangunan diharapkan dapat memperkuat fungsi kawasan tersebut. Namun, rincian panjang jalan, spesifikasi teknis, serta pembagian anggaran untuk ruas ini belum dijelaskan dalam informasi yang tersedia.

Jalan Tembeling Bintan Ditingkatkan

Proyek kedua adalah peningkatan kualitas Jalan Tembeling di Kabupaten Bintan. Perbaikan tersebut ditujukan untuk meningkatkan kondisi jalan eksisting agar akses transportasi menjadi lebih baik.

Ruas ini juga disebut berperan dalam mendukung akses menuju kawasan industri PT Japfa yang bergerak di sektor peternakan dan perunggasan.

Peningkatan jalan diharapkan memperlancar mobilitas masyarakat serta distribusi barang menuju kawasan kegiatan ekonomi. Dampak akhirnya akan bergantung pada kondisi jalan setelah pekerjaan selesai dan pemanfaatannya oleh pengguna jalan.

Pemprov Kepri Dorong Konektivitas Ekonomi

Pelaksanaan kedua proyek berada dalam lingkup pembangunan infrastruktur daerah yang ditangani Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, dan Pertanahan (PUPP) Provinsi Kepulauan Riau, yang dipimpin Rodi Yantari sebagaimana disebut dalam informasi sumber.

Melalui dukungan APBN lewat program IJD, pembangunan jalan daerah diharapkan dapat membantu meningkatkan konektivitas antarkawasan, memperlancar angkutan orang dan barang, serta mendukung kegiatan ekonomi lokal.

Meski demikian, informasi mengenai nilai kontrak masing-masing ruas, pemenang lelang, jadwal mulai kerja, dan rincian teknis belum tersedia dalam bahan yang diterima.

Publik dapat memantau perkembangan pengadaan melalui kanal resmi pemerintah dan layanan pengadaan barang/jasa terkait untuk mengetahui kepastian pelaksanaan serta penggunaan anggaran proyek.

Catatan redaksi: Nilai sekitar Rp30 miliar merupakan total anggaran yang disebut dalam informasi sumber. Rincian alokasi per ruas, status lelang terkini, serta target waktu penyelesaian perlu diverifikasi melalui dokumen resmi sebelum dianggap sebagai data final.