Jepang Turunkan 3 Chinook ke Indonesia untuk Padamkan Karhutla Kalimantan
BREAKING Redaksi Tiga Media Apresiasi Bareskrim dan Polda Kepri dalam Kasus Blackout Batam, Desak Evaluasi Sistem Kelistrikan
Politik · 13 Sep 2026 10:36

Jepang Turunkan Tiga Helikopter Chinook ke Indonesia, Misi Perdana Padamkan Karhutla di Kalimantan

Oleh Administrator · 8 views · 3 menit baca

Jepang Turunkan Tiga Helikopter Chinook ke Indonesia, Misi Perdana Padamkan Karhutla di Kalimantan
MEMPAWAH, URRANEWS — Jepang mengerahkan kekuatan militernya untuk membantu Indonesia menghadapi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda sejumlah wilayah. Kapal transportasi JS Kunisaki tiba di Kijing International Port, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, Kamis (10/9/2026), membawa tiga helikopter berat CH-47 Chinook.
Kedatangan kapal tersebut menjadi bagian dari misi bantuan kemanusiaan dan penanggulangan bencana Indonesia-Jepang. Tiga Chinook yang dibawa akan digunakan untuk mendukung operasi water bombing terhadap titik-titik kebakaran yang sulit dijangkau melalui jalur darat. 
Kementerian Pertahanan Jepang secara resmi mencatat kedatangan JS Kunisaki di Kijing pada 10 September untuk kegiatan bantuan bencana internasional di Indonesia. 
Kementerian Pertahanan Jepang
Kapal Jepang Tiba di Tengah Kepulan Asap
Kedatangan JS Kunisaki berlangsung ketika kondisi di sekitar Kalimantan Barat masih diselimuti asap akibat kebakaran hutan dan lahan.
Foto dan video dari lokasi memperlihatkan personel Jepang mempersiapkan helikopter CH-47 di atas kapal. Sejumlah personel Indonesia dan Jepang juga terlihat melakukan koordinasi untuk persiapan operasi.
Kondisi visibilitas yang buruk akibat asap menjadi salah satu tantangan dalam persiapan penerbangan.
Reuters sebelumnya melaporkan bahwa tiga CH-47 tersebut dijadwalkan mendukung operasi pemadaman mulai 12 September setelah melalui persiapan dan uji penerbangan. 
Tiga Chinook Disiapkan untuk Water Bombing
Tiga CH-47 Chinook menjadi komponen utama bantuan Jepang dalam operasi ini.
Helikopter angkut berat tersebut akan digunakan untuk membantu pemadaman udara, khususnya pada lokasi kebakaran yang sulit dijangkau tim pemadam dari darat.
Kementerian Pertahanan RI menyebut bantuan tersebut merupakan bagian dari kerja sama Defence Cooperation Arrangement (DCA) Indonesia-Jepang, khususnya dalam kerangka Humanitarian Assistance and Disaster Relief (HADR) 
Kehadiran helikopter Jepang dimaksudkan untuk memperkuat, bukan menggantikan, kemampuan nasional Indonesia dalam menangani karhutla. 
Misi Pemadaman Pertama Jepang di Luar Negeri
Ada aspek lain yang membuat operasi ini menjadi perhatian internasional.
Misi di Indonesia disebut sebagai operasi pemadaman kebakaran di luar negeri pertama yang dilakukan Japan Self-Defense Forces (JSDF). Associated Press melaporkan Jepang mengerahkan sekitar 300 personel bersama JS Kunisaki dan tiga CH-47 untuk misi tersebut. 
Komandan tim bantuan bencana Jepang, Kolonel Syunji Nakahara, mengatakan personel Jepang akan mempelajari pengalaman operasional militer Indonesia sekaligus bekerja dalam koordinasi dengan pihak Indonesia.
Kerja sama tersebut diarahkan untuk membantu mempercepat penanganan kebakaran dan mengurangi dampaknya terhadap masyarakat. 
Asap Karhutla Sudah Berdampak ke Negara Tetangga
Karhutla tahun ini tidak hanya menjadi persoalan lokal.
Asap dari kebakaran di Indonesia telah menyebabkan persoalan kualitas udara di sejumlah wilayah dan berdampak hingga negara-negara tetangga.
Reuters melaporkan bahwa kebakaran telah membakar puluhan ribu hektare lahan di Sumatra dan Kalimantan, sementara kondisi cuaca kering memperburuk penyebaran api. Indonesia sendiri telah mengerahkan puluhan pesawat untuk operasi water bombing dan modifikasi cuaca. 
Dampak kesehatan juga mulai terlihat. Data Kementerian Kesehatan yang dikutip Reuters menunjukkan jumlah kasus gangguan pernapasan yang dikaitkan dengan kebakaran meningkat tajam pada awal September. �
Reuters
Jepang dan Indonesia Perkuat Kerja Sama Kemanusiaan
Pengiriman JS Kunisaki dan tiga Chinook menunjukkan bahwa kerja sama pertahanan Indonesia-Jepang tidak hanya berorientasi pada aspek keamanan dan militer.
Dalam misi kali ini, kemampuan militer digunakan untuk membantu menghadapi bencana lingkungan yang berdampak langsung terhadap masyarakat.
Pemerintah Indonesia menyebut dukungan Jepang sebagai bagian dari sinergi kemanusiaan yang diharapkan dapat memperkuat kemampuan pemadaman udara di wilayah terdampak.
Bagi Indonesia, tambahan tiga helikopter berat menjadi penting ketika sejumlah titik kebakaran berada di kawasan yang sulit dijangkau kendaraan dan personel dari darat.
Sementara bagi Jepang, operasi tersebut menjadi pengalaman penting dalam mengerahkan kemampuan disaster relief ke luar wilayahnya.
Dengan tibanya JS Kunisaki di Kijing, tahap berikutnya adalah memastikan kesiapan seluruh unsur sebelum tiga CH-47 mulai menjalankan operasi pemadaman dari udara.