MALAM BASUDARA DI BATAM: DPP Flostar Nusantara Bersatu Perkenalkan Diri, Eduard Kamaleng Tegaskan Bukan Tandingan Paguyuban Lain — URRANEWS
BREAKING Redaksi Tiga Media Apresiasi Bareskrim dan Polda Kepri dalam Kasus Blackout Batam, Desak Evaluasi Sistem Kelistrikan
Daerah · 01 Nov 2026 19:23

MALAM BASUDARA DI BATAM: DPP Flostar Nusantara Bersatu Perkenalkan Diri, Eduard Kamaleng Tegaskan Bukan Tandingan Paguyuban Lain

Oleh Administrator · 10 views · 3 menit baca

MALAM BASUDARA DI BATAM: DPP Flostar Nusantara Bersatu Perkenalkan Diri, Eduard Kamaleng Tegaskan Bukan Tandingan Paguyuban Lain
BATAM – Semangat persaudaraan dan kebersamaan mewarnai agenda silaturahmi bertajuk Malam Basudara yang mempertemukan para sesepuh, tokoh masyarakat, serta perwakilan paguyuban asal Nusa Tenggara Timur (NTT) se-Kota Batam.

Kegiatan yang berlangsung di Hotel Sahid, Batam Center, Sabtu (31/10/2026) malam, menjadi momentum memperkenalkan kehadiran Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Flostar Nusantara Bersatu yang berkedudukan di Kota Batam.

Pertemuan tersebut dihadiri Ketua Umum DPP Flostar Nusantara Bersatu, Eduard Kamaleng, S.H., M.H., bersama perwakilan 11 paguyuban kabupaten/kota asal NTT dan empat deklarator. Dalam keterangan penyelenggara, organisasi ini dibentuk oleh total 15 pendiri.

Eduard Kamaleng: Flostar Bukan Tandingan Paguyuban Lain

Dalam pertemuan tersebut, Eduard Kamaleng menegaskan bahwa kehadiran Flostar Nusantara Bersatu bukan untuk menjadi pesaing ataupun tandingan bagi paguyuban NTT yang telah lebih dahulu berdiri, termasuk PKNTT.

Menurutnya, organisasi ini diharapkan menjadi wadah yang merangkul berbagai elemen masyarakat perantauan asal NTT, memperkuat solidaritas, serta membangun komunikasi dan kerja sama antarpaguyuban.

Penegasan tersebut menjadi pesan penting di tengah keberagaman organisasi masyarakat perantauan di Batam. Kehadiran organisasi baru diharapkan tidak menimbulkan perpecahan, melainkan memperluas ruang kolaborasi dan persaudaraan.

Fokus pada Perlindungan Hukum dan Pengayoman Warga Perantauan

DPP Flostar Nusantara Bersatu menyampaikan komitmen untuk menjadi wadah pemersatu sekaligus memberikan perlindungan dan pengayoman bagi masyarakat asal NTT di Batam, Kepulauan Riau, hingga wilayah lain di Indonesia.

Komitmen tersebut mencakup dorongan terhadap perlindungan hukum, pendampingan sosial, serta penguatan solidaritas warga perantauan.

Organisasi ini juga merencanakan pengembangan kepengurusan daerah melalui pembentukan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) di sejumlah wilayah, termasuk Sulawesi dan Sumatera Utara.

Malam Basudara Jadi Ruang Menyerap Nasihat Para Sesepuh

Tidak sekadar memperkenalkan organisasi, kegiatan Malam Basudara juga dimanfaatkan sebagai ruang silaturahmi dan penyerapan aspirasi dari para sesepuh serta tokoh masyarakat NTT.

Wejangan, petuah, dan nasihat para tokoh senior diharapkan menjadi fondasi moral bagi perjalanan organisasi agar tetap mengedepankan kebijaksanaan, persaudaraan, dan kepentingan bersama.

Penyelenggara menempatkan nilai kebersamaan sebagai landasan penting dalam membangun organisasi yang dapat diterima oleh berbagai kelompok masyarakat perantauan.

Persatuan Paguyuban Jadi Kunci Menjaga Kondusivitas Batam

Kehadiran DPP Flostar Nusantara Bersatu membawa harapan baru bagi penguatan solidaritas warga NTT di Kota Batam. Namun, komitmen tersebut perlu diwujudkan melalui program nyata, terutama dalam perlindungan hukum, bantuan kemanusiaan, pembinaan generasi muda, dan kerja sama sosial.

Seluruh paguyuban diharapkan terus membangun komunikasi yang harmonis serta menjalin sinergi dengan pemerintah daerah, TNI, dan Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Bagi masyarakat perantauan, persaudaraan tidak cukup hanya dibangun melalui deklarasi organisasi. Konsistensi dalam membantu sesama, menghormati perbedaan, dan menjaga keharmonisan menjadi ukuran penting keberadaan sebuah organisasi.

DUNIA DALAM BERITA ONLINE akan terus mengikuti perkembangan organisasi kemasyarakatan dan dinamika kehidupan warga perantauan di Batam serta Kepulauan Riau, dengan mengedepankan informasi yang berimbang dan kepentingan publik.

Persaudaraan dirawat, perbedaan dirangkul, dan kebersamaan dijaga demi Batam yang aman serta harmonis.