Bergson da Silva Perkuat Malaysia, Ancaman Baru Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026
BREAKING Redaksi Tiga Media Apresiasi Bareskrim dan Polda Kepri dalam Kasus Blackout Batam, Desak Evaluasi Sistem Kelistrikan
Olahraga · 11 Sep 2026 14:17

Malaysia Siapkan Bergson da Silva, Mesin Gol JDT yang Bisa Jadi Ancaman Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Oleh Administrator · 10 views · 3 menit baca

Malaysia Siapkan Bergson da Silva, Mesin Gol JDT yang Bisa Jadi Ancaman Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026
KUALA LUMPUR, URRANEWS — Timnas Malaysia berpotensi mendapatkan tambahan daya gedor serius menjelang FIFA ASEAN Cup 2026. Salah satu nama yang paling mendapat perhatian adalah striker kelahiran Brasil, Bergson da Silva, yang kini memperkuat Johor Darul Ta'zim (JDT).
Bergson telah memenuhi masa tinggal lima tahun di Malaysia dan proses naturalisasinya berkembang signifikan. Pada Agustus 2026, namanya bahkan tercatat sebagai pemain Malaysia dalam sistem manajemen kompetisi yang dapat diakses publik milik Football Association of Malaysia (FAM). 
FAM sebelumnya juga menyatakan bahwa apabila dokumentasi kewarganegaraan dan administrasinya lengkap, Bergson dapat mewakili Malaysia pada FIFA ASEAN Cup 2026.
Bergson bukan pemain asing yang baru mengenal sepak bola Malaysia. Penyerang berusia 35 tahun tersebut telah memperkuat JDT sejak 2021 dan berkembang menjadi salah satu pencetak gol paling produktif di Liga Malaysia.
Dalam lima tahun bersama JDT, Bergson telah mencatat ratusan penampilan dan gol. Produktivitas tersebut menjadi alasan utama namanya diproyeksikan sebagai tambahan kekuatan bagi lini depan Harimau Malaya. 
Pengalaman Bergson di sepak bola profesional sebelumnya juga cukup panjang. Ia pernah bermain di sejumlah klub Brasil sebelum melanjutkan karier ke Korea Selatan dan kemudian menetap di Malaysia.
Jika benar-benar tampil bersama Harimau Malaya, karakter Bergson sebagai penyerang tengah dengan pengalaman panjang di Liga Malaysia dapat memberikan opsi berbeda bagi lini depan Malaysia.
Bergson Bisa Berhadapan dengan Indonesia
Potensi kehadiran Bergson menjadi perhatian khusus bagi Indonesia karena Malaysia dan Indonesia berada di Divisi 1 FIFA ASEAN Cup 2026.
FIFA memastikan turnamen perdana tersebut diikuti 14 negara. Divisi 1 terdiri atas Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand, Vietnam, Bangladesh, dan Pakistan. Indonesia menjadi salah satu tuan rumah bersama Hong Kong. 
Tan Cheng Hoe sendiri sebelumnya menyebut hasil undian membuat Malaysia menghadapi jalan yang sulit. Ia secara khusus menilai Indonesia sebagai salah satu kandidat kuat untuk memenangkan turnamen. 
Karena itu, apabila Bergson masuk dalam skuad final Malaysia, keberadaannya dapat menjadi salah satu faktor yang harus diperhitungkan Indonesia.
Bukan Hanya Bergson
Kekuatan Malaysia juga berpotensi bertambah dengan kehadiran sejumlah pemain yang memiliki pengalaman internasional.
Nama Dion Cools menjadi salah satu pemain yang disebut dapat memperkuat Harimau Malaya. Kombinasi pemain berpengalaman dan tambahan pemain naturalisasi membuat Malaysia berupaya membangun skuad yang lebih kompetitif untuk turnamen baru FIFA tersebut.
Namun, daftar final pemain yang benar-benar akan tampil tetap bergantung pada keputusan tim nasional, kelengkapan administrasi, dan daftar resmi pemain yang didaftarkan untuk turnamen.
FIFA ASEAN Cup Digelar Akhir September
FIFA ASEAN Cup 2026 merupakan edisi perdana turnamen yang masuk dalam kalender pertandingan internasional FIFA.
Kompetisi dijadwalkan berlangsung mulai 24 September hingga 5 Oktober 2026. Formatnya menggunakan dua divisi dengan masing-masing grup memainkan sistem setengah kompetisi. Juara grup akan melaju ke final, sedangkan runner-up Divisi 1 akan memperebutkan posisi ketiga. 
Bagi Indonesia, kehadiran Malaysia dengan tambahan pemain seperti Bergson membuat persaingan Grup A Divisi 1 semakin menarik.
Jika seluruh proses administrasi selesai dan Bergson masuk skuad final Malaysia, Timnas Indonesia harus memberikan perhatian khusus kepada striker JDT tersebut.
Pasalnya, Bergson datang bukan sekadar sebagai pemain naturalisasi baru, tetapi sebagai penyerang yang telah membuktikan produktivitasnya selama bertahun-tahun di kompetisi Malaysia.