Peresmian Kodam XXV/Mahmud Riayat Syah dijadwalkan berlangsung dalam rangkaian puncak HUT ke-81 TNI di Plaza Prima Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin, 5 Oktober 2026.
Pelantikan Pangdam pertama tersebut dilakukan di hadapan Presiden RI Prabowo Subianto.
Dengan berdirinya Kodam XXV/Mahmud Riayat Syah, Provinsi Kepulauan Riau memiliki struktur komando teritorial tersendiri yang diharapkan dapat memperkuat sistem pertahanan di wilayah perbatasan dan kawasan kepulauan.
Mayjen TNI Rionardo, Pangdam Pertama Kepri
Mayjen TNI Rionardo merupakan perwira tinggi TNI AD lulusan Akademi Militer 1994. Ia memiliki pengalaman di bidang infanteri, khususnya di lingkungan Kopassus.
Sebelum dipercaya memimpin Kodam XXV/Mahmud Riayat Syah, Rionardo menjabat sebagai Staf Ahli Menteri Pertahanan Bidang Sosial Kementerian Pertahanan RI sejak 14 Maret 2025.
Ia sebelumnya juga pernah menduduki jabatan sebagai Kapusdatin Kemhan.
Pengalaman tersebut menjadi bagian dari rekam jejak yang dibawa Rionardo ketika menerima amanah sebagai Pangdam pertama di wilayah Kepulauan Riau.
Kodam Kepri Perkuat Pertahanan Wilayah Perbatasan
Pembentukan Kodam XXV/Mahmud Riayat Syah merupakan bagian dari restrukturisasi komando teritorial TNI AD.
Kepulauan Riau memiliki posisi strategis karena berada di wilayah perbatasan Indonesia dan berhadapan langsung dengan sejumlah negara tetangga.
Selain memiliki wilayah laut yang luas, Kepri juga mencakup sejumlah pulau terluar Indonesia yang memiliki arti penting bagi pertahanan dan kedaulatan negara.
Dengan adanya Kodam tersendiri, penguatan fungsi teritorial diharapkan dapat dilakukan secara lebih efektif sesuai karakteristik geografis Kepulauan Riau sebagai wilayah kepulauan dan perbatasan.
Lima Kodam Baru Dibentuk
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menyebut Kodam Kepulauan Riau merupakan salah satu dari lima Kodam baru yang disiapkan TNI AD.
Selain Kodam XXV/Mahmud Riayat Syah di Kepri, empat Kodam baru lainnya berkedudukan di Daerah Istimewa Yogyakarta, Nusa Tenggara Timur, Maluku Utara, dan Papua Tengah.
Pembentukan sejumlah Kodam baru tersebut menjadi bagian dari penataan organisasi TNI AD sekaligus penguatan fungsi teritorial di berbagai wilayah strategis Indonesia.
"Untuk yang Kodam, semua Kodam itu tugas utamanya adalah teritorial. Penugasannya berbeda," kata Maruli sebagaimana dikutip dalam materi sumber.
Nama Mahmud Riayat Syah Diambil dari Tokoh Sejarah Kepri
Nama Mahmud Riayat Syah memiliki keterkaitan erat dengan sejarah Kesultanan Riau-Lingga.
Penggunaan nama tersebut untuk Kodam baru di Kepulauan Riau menjadi simbol keterkaitan antara struktur pertahanan negara dengan sejarah perjuangan dan identitas masyarakat di wilayah tersebut.
Kehadiran Kodam XXV/Mahmud Riayat Syah sekaligus menandai perubahan penting dalam struktur pertahanan di Kepri.
Dengan Mayjen TNI Rionardo sebagai Pangdam pertama, perhatian kini tertuju pada bagaimana komando teritorial baru tersebut menjalankan fungsi pertahanan, pembinaan teritorial, serta penguatan koordinasi di wilayah Kepulauan Riau.
Bagi Kepri, pembentukan Kodam baru bukan sekadar perubahan struktur organisasi TNI AD, tetapi juga bagian dari upaya memperkuat pertahanan di salah satu wilayah strategis Indonesia yang berbatasan langsung dengan negara-negara tetangga.
