Pasar Murah Tanjungpinang Digelar, Harga Minyakita dan Beras Lebih Terjangkau
BREAKING Redaksi Tiga Media Apresiasi Bareskrim dan Polda Kepri dalam Kasus Blackout Batam, Desak Evaluasi Sistem Kelistrikan
Daerah · 10 Sep 2026 09:19

Pasar Murah Digelar di Bintan Centre Tanjungpinang, Minyakita dan Beras Dijual di Bawah Harga Pasar

Oleh Administrator · 7 views · 2 menit baca

Pasar Murah Digelar di Bintan Centre Tanjungpinang, Minyakita dan Beras Dijual di Bawah Harga Pasar

TANJUNGPINANG, URRANEWS — Pemerintah Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, kembali menggelar operasi pasar murah untuk membantu menjaga daya beli masyarakat sekaligus memastikan kebutuhan pokok tetap terjangkau.

Kegiatan tersebut berlangsung di halaman Gedung Tengku Mandak, kawasan Bintan Centre, Tanjungpinang, selama dua hari, 9–10 September 2026. Program ini difasilitasi oleh Bank Indonesia dan dikoordinasikan Pemerintah Kota Tanjungpinang melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disdagin).

Kepala Disdagin Kota Tanjungpinang, Riany, mengatakan operasi pasar murah menjadi salah satu langkah pemerintah untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan harga yang lebih terjangkau.

Menurutnya, lokasi Gedung Tengku Mandak dipilih dengan mempertimbangkan akses masyarakat. Lokasi tersebut berada di sekitar kawasan Pasar Bintan Centre sehingga warga dapat sekaligus memenuhi berbagai kebutuhan rumah tangga.

Harga Sejumlah Bahan Pokok Lebih Murah

Dalam operasi pasar tersebut, sejumlah kebutuhan pokok ditawarkan dengan harga di bawah harga pasar. Salah satunya Minyakita yang dijual Rp15.000 per liter, sementara harga di pasar untuk ukuran yang sama berada di kisaran Rp15.700 per liter.

Selain minyak goreng, masyarakat juga dapat membeli sejumlah komoditas lain, seperti beras, telur, tepung hingga daging beku. Pemerintah menyebut komoditas yang tersedia dalam kegiatan tersebut ditawarkan dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga pasar.

Selisih harga tersebut menjadi salah satu daya tarik bagi masyarakat. Warga yang datang dapat menghemat sebagian pengeluaran rumah tangga, terutama untuk kebutuhan pangan yang menjadi pengeluaran rutin.

Salah seorang warga Dompak, Yulia Siregar, mengaku terbantu dengan adanya operasi pasar murah tersebut. Ia menilai harga yang ditawarkan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Yulia, misalnya, membeli beras SPHP Bulog kemasan lima kilogram seharga Rp58.000. Harga tersebut lebih rendah dibandingkan harga di pasaran yang berada di kisaran Rp61.000–Rp62.000 untuk kemasan yang sama.

Ia berharap kegiatan serupa dapat lebih sering digelar sehingga masyarakat memiliki lebih banyak pilihan untuk memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang relatif terjangkau.

Berakhir Hari Ini

Operasi pasar murah tersebut dijadwalkan berlangsung hingga Kamis, 10 September 2026. Pemerintah memberikan waktu selama dua hari agar masyarakat memiliki kesempatan lebih luas untuk memanfaatkan program tersebut.

Pemkot Tanjungpinang berharap kegiatan ini tidak hanya membantu masyarakat memenuhi kebutuhan rumah tangga, tetapi juga ikut menjaga keterjangkauan harga dan mendukung stabilitas harga pangan di daerah.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah bersama Bank Indonesia untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah kebutuhan pokok yang terus menjadi perhatian rumah tangga.