Polda Kepri Bongkar Dugaan Penyelundupan Spare Part Pesawat dari Singapura, 4 Tersangka
BREAKING Redaksi Tiga Media Apresiasi Bareskrim dan Polda Kepri dalam Kasus Blackout Batam, Desak Evaluasi Sistem Kelistrikan
Teknologi · 30 Sep 2026 18:41

Polda Kepri Bongkar Dugaan Penyelundupan Spare Part Pesawat dari Singapura, Empat Orang Jadi Tersangka

Oleh Administrator · 5 views · 2 menit baca

Polda Kepri Bongkar Dugaan Penyelundupan Spare Part Pesawat dari Singapura, Empat Orang Jadi Tersangka
BATAM, URRANEWS.ONLINE — Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kepulauan Riau mengusut dugaan penyelundupan suku cadang pesawat yang diduga berasal dari Singapura dan masuk ke wilayah Batam.
Dalam perkara tersebut, penyidik telah menetapkan empat orang sebagai tersangka. Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti yang saat ini masih dalam proses pendalaman penyidikan.
Kasus tersebut ditangani Subdirektorat I Industri dan Perdagangan (Indagsi) Ditreskrimsus Polda Kepri. Penyidik masih menelusuri jalur masuk barang, pihak-pihak yang terlibat serta peran masing-masing tersangka.
Direktur Reskrimsus Polda Kepri Kombes Pol Silvester Marusaha Simamora membenarkan adanya pengungkapan perkara tersebut.
“Iya benar. Penyelundupan spare part pesawat dari Singapura,” kata Silvester, Senin (28/9/2026).
Silvester mengatakan proses penyidikan masih berlangsung sehingga pihaknya belum dapat menyampaikan seluruh rincian perkara kepada publik.
Polisi masih melakukan pendalaman, termasuk mengurai peran masing-masing orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka.
“Iya, empat tersangka,” ujar Silvester.
Diduga Masuk dari Singapura, Akan Dikirim ke Jakarta
Berdasarkan informasi yang dihimpun, suku cadang mesin pesawat tersebut diduga masuk dari Singapura ke Batam.
Barang tersebut kemudian diduga akan dikirim kembali menuju Jakarta.
Namun, hingga kini belum ada keterangan resmi mengenai jenis dan jumlah suku cadang yang diamankan, termasuk nilai barang serta metode yang diduga digunakan untuk memasukkannya ke wilayah Batam.
Penyidik masih menelusuri rangkaian distribusi barang tersebut untuk memastikan konstruksi perkara dan dugaan pelanggaran hukum yang terjadi.
Polisi Dalami Jalur Masuk dan Peran Para Tersangka
Polda Kepri juga belum membeberkan secara rinci bagaimana suku cadang pesawat tersebut dapat masuk ke Batam serta siapa saja pihak yang berperan dalam proses pengadaan, pengiriman maupun distribusinya.
Aspek hukum yang berkaitan dengan dugaan penyelundupan tersebut juga masih didalami penyidik.
Polisi masih menelusuri apakah perkara tersebut berkaitan dengan dugaan pelanggaran kepabeanan, perdagangan, maupun ketentuan lain yang mengatur peredaran dan distribusi suku cadang pesawat.
Dengan ditetapkannya empat tersangka, penyidik kini masih memiliki pekerjaan untuk mengungkap secara utuh rantai peristiwa, asal barang, jalur distribusi, serta kemungkinan keterlibatan pihak lain.
Polda Kepri Belum Buka Seluruh Detail Perkara
Polda Kepri memilih belum membeberkan seluruh barang bukti maupun identitas para tersangka karena proses penyidikan masih berjalan.
Keterangan lebih lengkap mengenai jenis spare part, nilai barang, modus dugaan penyelundupan, serta tujuan akhir pengiriman masih menunggu hasil pendalaman penyidik.
Kasus ini menjadi perhatian karena menyangkut suku cadang pesawat yang diduga masuk dari luar negeri melalui Batam sebelum direncanakan dikirim ke Jakarta.
URRANEWS.ONLINE akan mengikuti perkembangan penyidikan dan menunggu keterangan resmi Polda Kepri terkait hasil pemeriksaan selanjutnya.